Archive for December, 2009

Vokal : hyde
Gitar : ken
Bass : tetsu
Drum : yukihiro

Drum : Sakura [Keluar : 1997]
Gitar : hiro [Keluar : 1992]
Drum : pero [Keluar : 1992]

PROFIL

L’Arc~en~Ciel memulai karirnya sebagai band visual kei di Osaka lebih dari lima belas tahun yang lalu. Setelah bertahun-tahun berkarir, image mereka bisa dikatakan semakin berubah menjadi lebih mainstream. Mereka menciptakan lagu-lagu dengan range musik yang lebih luas, dari pop-rock yang catchy sampai lagu ballad. Dengan variasi musik ini mereka berhasil menjadi salah satu dari band rock paling top di Jepang. Tidak hanya kepopuleran L’Arc~en~Ciel yang semakin kuat di Jepang, mereka bahkan juga berhasil memukau penikmat musik dan penonton di seluruh dunia. Ini merupakan contoh yang nyata akan musik sebagai bahasa yang universal.

BIOGRAFI

L’Arc~en~Ciel dibentuk di bulan Februari 1991 dengan tetsu sebagai bassis sekaligus leader, Hide (sekarang dikenal sebagai hyde) pada vokal, Hiro di gitar dan Pero pada drum. Nama L’Arc~en~Ciel , yang jika diterjemahkan secara harfiah berarti sebuah lengkungan/busur yang berada di langit, dipilih oleh tetsu berdasarkan sebuah film yang ia tonton.

Di tahun 1992, ken, teman masa kecil tetsu keluar dari universitas untuk bergabung dengan band ini menggantikan Hiro pada gitar. Bulan Desember di tahun yag sama Pero keluar. tetsu kemudian mengajak Sakura untuk bergabung setelah melihat permainannya, walaupu ia tidak terlalu mengenalnya dengan baik. Setelah melihat permainan L’Arc~en~Ciel, Sakura memutuskan untuk bergabung dengan band ini di tahun 1993. Album pertama mereka Dune juga dirilis di tahun tersebut, yang menjadi nomor satu di chart Oricon Indies dan mencuri perhatian label – label major.

Di tahun 1994, L’Arc~en~Ciel menanda-tangani kontrak dengan divisi Ki/oon dari Sony dan mengeluarkan album kedua mereka, Tierra. Heavenly kemudian dirilis di tahun 1995, dan 1996 ditandai dengan dirilisnya True, rilisan yang pertama kali terjual jutaan kopi dari band ini.

Di awal 1997 saat band ini berada di puncak kesuksesannya Sakura ditahan dengan tuduhan kepemilikan heroin. Ia kemudian resmi keluar dari band ini tanggal 4 Oktober. Ketika berita mengenai ditahannya Sakura menyebar ke publik, CD ? CD L’Arc~en~Ciel diturunkan dari rak ? rak CD. Dan lagu The Fourth Avenue Café yang sebelumnya digunakan sebagai soundtrack anime Rurouni kenshin dengan segera diganti. Walaupun ini merupakan titik yang rendah dalam sejarah band tersebut, dan perilisan The Fourth Avenue Café ditunda, album True tetap bertahan di tangga lagu selama dua tahun.

Untuk beberapa bulan band ini berada dalam situasi yang tidak pasti untuk pulih kembali dari guncangan yang diakibatkan skandal obat-obatan Sakura. L’Arc~en~Ciel yang iseng kemudian menghibur diri dengan membentuk The Zombies, sebuah band yang mengcover lagu mereka sendiri serta lagu ? lagu dari Marilyn Manson dan Nirvana.

Mereka kembali secara resmi dengan mengadakan konser Reincarnation ’97 Live di Tokyo Dome. Dengan penonton sebanyak 56,000 orang, tiket pertunjukan pertama meraih rekor yang masih belum tertandingi sampai sekarang ini, yang terjual habis hanya dalam waktu empat menit. Konser ini juga pertama kalinya yukihiro (ex-Die in Cries, ex- Zi:Kill) tampil sebagai drumer baru di band ini. Walaupun single pertama yang mereka rilis setelah keluarnya Sakura, Niji hanya menulis namanya sebagai support member. Tak lama setelah rilisan ini yukihiro pun diangkat sebagai anggota resmi.

Album mereka selanjutnya, HEART keluar di tahun 1998. Dan pada tahun 1999 ark dan ray dirilis pada waktu yang bersamaan, yang juga menjadi album Jepang pertama yang dirilis secara serempak di Jepang dan juga di negara – negara Asia lainnya. Tiap ? tiap album terjual lebih dari 2 juta kopi dan bertengger di peringkat pertama dan kedua Oricon chart.

Tahun 2000 REAL, yang menjadi album orisinil terakhir mereka sebelum vakum dan mengerjakan proyek solo masing ? masing, dirilis. Lagu terakhir mereka, Spirit dreams inside dipakai sebagai lagu penutup film Final Fantasy: The Spirits Within.

Selama masa jeda yang panjang, hyde merilis dua album solo dan bermain di film Moon Child bersama Gackt, serta memainkan peran Adam di Kagen no Tsuki. Sedangkan ken membentuk Sons of All Pussys bersama Sakura. Sementara itu tetsu bertransformasi menjadi TETSU69, dan yukihiro menjadi vokalis untuk acid android. Masa jeda mereka juga diwarnai dengan perilisan Clicked Singles Best 13, yang berisikan dua belas lagu favorit pilihan fans, serta Anemone, satu-satunya lagu yang mereka ciptakan sepanjang waktu tersebut.

Setelah vakum selama tiga tahun dengan spekulasi tentang kemungkinan bubarnya band ini, L’Arc~en~Ciel mengejutkan fans mereka dengan mengumumkan sebuah seri dari tujuh konser yang diberi judul Shibuya Seven Days, yang diikuti dengan perilisan single baru mereka. Berada di peringkat atas tangga lagu dan dipakai sebagai lagu pembuka animasi Fullmetal Alchemist, READY STEADY GO dijual di bulan Februari 2004. Mengikuti perilisan single berikutnya, L’Arc~en~Ciel kemudian merilis album yang banyak ditunggu-tunggu, SMILE, pada tanggal 31 Maret.

Sebelumnya, semasa Sakura masih menjadi anggota band ini, mereka sempat membuat beberapa lagu di bawah nama D’Arc~en~Ciel. Akan tetapi, dengan dirilisnya single terbaru, ditampilkan pula P’UNK~EN~CIEL. Dengan anggota ? anggotanya merupakan member L’Arc~en~Ciel yang berganti posisi, dan kemudian merekam ulang lagu ? lagu lama L’Arc~en~Ciel. Mereka bahkan terus merekam ulang hampir semua single ? single terbaru mereka.

Tanggal 31 July 2004 L’Arc~en~Ciel hadir sebagai bintang tamu di hadapan 12,000 orang penonton pada acara konvensi anime Otakon yag diadakan di Baltimore, Maryland. Ini merupakan penampilan pertama band ini di USA. Melihat respons yang luar biasa dari para fans, Tofu Records, label Sony Music Jepang di Amerika menandatangani kontrak dengan band ini di bulan Mei 2005 dan merilis sebuah DVD untuk debut live mereka di Amerika Utara.

Mengikuti dirilisnya beberapa single dan sebuah album baru, AWAKE di 2005, band ini kemudian mengadakan tur Jepang sebelum memulai tur ASIA LIVE 2005, yang membawa band ini ke Seoul di Korea dan Shanghai di Cina. Sebelu kembali ke Tokyo untuk dua pertunjukan utama.

Setelah menutup tur mereka, perhatian para anggota band ini kembali terfokus pada kegiatan ? kegiatan solo mereka. tetsu merekam beberapa single dan sebuah album dengan Creature Creature. Serta merilis sebuah single atas nama dirinya sendiri. Sementara yukihiro kembali pada acid android dan merilis sebuah single. Kemudian ia beserta acid android menyertai MUCC dalam dua petunjukan di Shanghai. hyde menggubah lagu Glamorous Sky untuk film yang diangkat dari manga NANA dan dinyanyikan oleh Mika Nakashima. Ia juga merilis dua single dan album lain berjudul FAITH, yang membawanya dalam tur panjang di Jepang serta mengadakan pertunjukan di California. Terakhir dalam masa vakum band ini, ken merilis sebuah single solo, Speed.

25 dan 26 September 2006 L’Arc~en~Ciel mengadakan dua pertunjukan untuk merayakan ulang tahun ke 15 band ini. Diberi judul L’Anniversarry, petunjukan tersebut bertempat di Tokyo Dome dengan set list sebagian ditentukan oleh para fans lewat poling online.

Setelah merayakan kesuksesan mereka selama 15 tahun bersama-sama, L’Arc~en~Ciel telah merilis sebuah single dan menyusul beberapa lainnya dalam bulan ? bulan kedepannya. Band ini sekarang sedang dalam tur musim panas dan juga bersiap ? siap mengeluarkan sebuah album baru dan dua DVD sebelum akhir tahun ini.

Setelah membuktikan kemampuan mereka untuk terus bertahan, L’Arc~en~Ciel bisa dbilang merupakan band yang masih akan terus berkiprah di dunia musik rock Jepang dalam jangka waktu yang lama. Membawa pesan cinta, damai dan dunia dimana semua orang dapat hidup bersama tanpa pertikaian, musik L’Arc~en~Ciel mampu melewati batas musik dan bahasa. Serta berhasil menandai dan meninggalkan kesan positif pada para pendengar di seluruh dunia. Para fans telah dan akan terus menunggu karya ? karya selanjutnya dari grup legendaries ini.

Advertisements

INTENSIFIKASI PENGELOLAAN TANAMAN JAGUNG

Sasaran pembangunan pertanian khususnya di bidang tanaman pangan pada masa mendatang adalah terwujudnya kelayakan sistem produksi tanaman pangan yang berkelanjutan untuk mendukung agrobisnis dan agroindustri. Penanganan dan pembinaan terpadu mulai dari penyediaan teknologi di tingkat petani, pembinaan usaha tani, pembinaan pasca panen, pengolahan hasil, pemasaran dan perdagangan sangat di-perlukan. Dengan demikian pendapatan petani diharapkan dapat meningkat secara proporsional, sesuai kebutuhan hidup dan tingkat kesejahteraan yang semakin tinggi. Untuk memenuhi hal tersebut, didalam pengelolaan penanaman jagung diperlukan sistem perbaikan teknologi budidaya sesuai dengan ciri agroekosistem yang mampu meningkatkan produksi tanaman jagung. Program intensifikasi pertanian merupakan strategi pem-bangunan pertanian yang semakin penting, mengingat semakin sempitnya lahan pertanian di masa mendatang.

TEKNOLOGI BUDIDAYA JAGUNG
1. Varietas Tanaman

Varietas merupakan faktor penting pertama yang menentukan potensi hasil. Produktivitas jagung ditentukan oleh hasil interaksi antara varietas dengan faktor lingkungan. Faktor lingkungan mencakup iklim, jenis tanah, hama dan penyakit, gulma dan pengelolaan oleh manusia. Telah diketahui bersama, bahwa penggunaan varietas hibrida memiliki potensi hasil yang jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan jagung yang non hibrida atau bersari bebas. Hal ini disebabkan karena varietas jagung hibrida lebih memiliki daya adaptasi yang luas, mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan yang beragam, toleransi terhadap hama dan penyakit tinggi, responsif terhadap pe-mupukan dan tingkat keseragaman yang tinggi.

Kepada para petani diharapkan menanam dengan menggunakan varietas hibrida dan yang telah berlabel. Untuk pemantapan agar diperoleh hasil produksi seperti yang diharapkan petani, dianjurkan agar petani tidak menanam hasil dari turunan panenannya sendiri, karena penggunaan benih dari hasil panen telah mengalami penurunan sifat kembali pada induk + 25%. Sehingga dalam penanaman berikutnya petani dianjurkan tetap menggunakan benih yang bersertifikat atau berlabel.

2.  Cara Budidaya Tanaman Yang Tepat

Selain dipengaruhi oleh faktor lingkungan tumbuh, faktor penting yang mendukung keberhasilan penanaman jagung adalah faktor pengelolaan oleh manusia. Kekurangan unsur hara yang diperlukan oleh tanaman dapat diberikan melalui pemupukan. Takaran, cara dan waktu pemupukan yang tepat disertai dengan pengelolaan tanah yang baik dapat membantu meningkatkan ketersediaan hara yang diperlukan dan akan menghasilkan produksi jagung yang lebih tinggi. Pemupukan yang tepat, berbeda tergantung dari kesuburan dan jenis tanahnya. Pada lahan yang bersifat masam, ketersediaan P dapat ditingkatkan melalui pengapuran.

2.1.  Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menyediakan tempat tumbuh bagi tanaman jagung, sehingga perakaran tanaman dapat berkembang dengan baik. Dengan demikian absorbsi hara oleh tanaman berlangsung secara optimal. Pengolahan tanah diusahakan agar kondisi air tanah dapat terpelihara dengan baik. Pada tanah-tanah bertekstur berat, pengolahan tanah sebaiknya dilakukan intensif untuk mendapatkan drainase dan aerase yang menunjang pertumbuhan tanaman jagung. Pada tanah bertekstur ringan pengolahan tanah secara minimum (minimum tillage) dapat dilakukan untuk menghemat tenaga, waktu dan memanfaatkan ketersediaan air tanah. Setelah tanaman jagung tumbuh kira-kira 4-5 minggu, segera dilakukan pembubunan. Pembubunan, disamping untuk memperbaiki drainase dan aerasi tanah, juga dimaksudkan untuk mengurangi gulma serta untuk menjaga agar tanaman jagung tidak mudah rebah. Pembubunan ini dapat meningkatkan produksi + 50%, dibanding pada pertanaman jagung yang semula hanya diolah pada bagian yang ditanami saja.

2.2. Pemupukan

Varietas jagung yang berumur dalam lebih tanggap (respon) terhadap pemupukan. Untuk itu ketepatan pemupukan sangat mempengaruhi produksi. Pemberian pupuk yang tepat selama pertumbuhan tanaman jagung dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk. Adapun hara yang penting bagi pertumbuhan tanaman jagung adalah N, P dan K.

Nitrogen (N)

Absorbsi N oleh tanaman jagung berlangsung selama pertumbuhannya. Pada awal pertumbuhan, akumulasi N dalam tanaman relatif lambat dan setelah berumur 4 minggu akumulasi N sangat cepat. Pada saat pembungaan (bunga jantan muncul) tanaman jagung telah mengabsorbsi N sebanyak 50% dari seluruh kebutuhannya. Oleh karena itu untuk memperoleh hasil jagung yang baik, unsur hara N dalam tanah harus cukup tersedia dalam fase tersebut. Cara pemberian pupuk N yang baik adalah dengan jalan meletakkan pupuk di permukaan tanah dan segera di bumbun, atau ditugal disamping tanaman dan ditutup kembali dengan tanah. Dengan demikian mengingat pentingnya kelipatan waktu pemupukan pada tanaman jagung dapat diringkas sebagai berikut:

A. Pemupukan pertama umur 0-10 hst
B. Pemupukan kedua umur 25-30 hst
C. Pemupukan ketiga umur 45-50 hst

2.3. Tingkat Kerapatan Tanaman (Populasi)

Peningkatan produksi tanaman jagung dapat dilakukan dengan cara perbaikan tingkat kerapatan tanaman (populasi). Peningkatan populasi per satuan luas sampai batas tertentu dapat meningkatkan hasil biji, akan tetapi penambahan jumlah tanaman selanjutnya akan menurunkan hasil, dikarenakan terjadi persaingan hara, air dan cahaya matahari, serta ruang tumbuh tanaman. Penurunan jumlah biji per tanaman ini lebih besar dibandingkan dengan penambahan jumlah tongkol dan berat biji, karena kerapatan tanaman. Oleh karena itu tingkat kerapatan tanaman (populasi) yang optimum beragam pada setiap jenis jagung pada setiap kondisi lingkungan yang berbeda.

Kerapatan tanaman (populasi) tanaman jagung dipengaruhi oleh:

1. Umur varietas tanaman
2. Musim tanam

Jagung yang memiliki umur lebih dalam memerlukan tingkat kerapatan optimum sedikit lebih rendah, dibanding tanaman yang berumur genjah. Hal ini sangat berhubungan dengan ukuran morfologis tanaman. Selain itu musim tanam juga berpengaruh terhadap kerapatan optimum tanaman. Bahwa pada musim kemarau, kerapatan (populasi) tanaman optimum sedikit lebih rendah bila dibanding pada musim penghujan. Keadaan ini disebabkan oleh pertanaman pada musim kemarau mengalami kekurangan air terutama pada fase pembungaan dan pengisian biji. Populasi optimum rata-rata tanaman jagung adalah 66.667 tanaman/Ha, (75×20) Cm, 1 benih/lubang. Dengan cara ini hasil dapat ditingkatkan 20-30% bila dibanding dengan hanya meletakkan pupuk di permukaan tanah dan dibiarkan terbuka.

Tanaman jagung yang kekurangan unsur N memperlihatkan pertumbuhan yang kerdil dan daun tanaman berwarna hijau kekuning-kuningan yang berbentuk huruf V dari ujung daun menuju tulang daun. Selain itu tongkol jagung yang terbentuk menjadi lebih kecil dan kandungan protein dalam biji rendah.

Phosphor (P)

Tanaman jagung mengabsorbsi unsur P dalam jumlah relatif lebih sedikit daripada absorsi unsur N dan K. Pola akumulasi P tanaman jagung hampir sama dengan akumulasi hara N. Pada fase awal pertumbuhan akumulasi P relatif lebih lambat, namun setelah umur 4 minggu meningkat dengan cepat.

Pada saat keluar bunga jantan, akumulasi P pada tanaman jagung mencapai 35% dari seluruh kebutuhannya. Selanjutnya akumulasi meningkat hingga menjelang tanaman di panen. Gejala kekurangan unsur hara P, tampak pada fase pertumbuhan, yaitu daun jagung berwarna keunguan. Kekurangan hara P menyebabkan perakaran tanaman menjadi dangkal dan sempit penyebarannya serta batang menjadi lemah. Selain itu, pembentukan biji tidak sempurna, barisan biji tidak teratur dan tongkol ukurannya menjadi kecil.

Kalium (K)

Kalium dibutuhkan oleh tanaman jagung dalam jumlah paling banyak dibanding dengan unsur N dan P. Pada fase pembungaan akumulasi hara K telah mencapai 60-75% dari seluruh kebutuhannya.

Kekurangan hara K tampak pada daun yang berwarna kuning hingga kering dan mati. Selain itu pembentukan tongkol tidak sempurna, ujung tongkol tidak terisi oleh biji dan biji jagung tidak melekat secara kuat pada tongkolnya.